"Kita sudah dengar dan sudah cek, itu tidak benar. Justru kami heran kenapa setiap ada kok JAT disebut-sebut," kata Ketua Departemen Dakwa dan Publikasi JAT, Abdurohim, saat dihubungi detikcom, Selasa (27/9/2011).
Pria yang biasa disapa Iim ini menilai, ada upaya pengkambinghitaman dan pembusukan opini terhadap JAT. "Dahulu ketika M Syarif (bom Cirebon) disebut-sebut anggota JAT oleh Kepala BNPT, juga sudah kami tantang untuk membuktikannya beliau tidak bisa membuktikan," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hayat yang bersangkutan adalah termasuk anggota JAT Cirebon," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta.
(ndr/vit)











































