"Pertama soal reshuffle itu bagaimanapun kewenangan prerogatif Presiden. Ibarat main bola detik detik terakhir, apa pun kita serahkan kepada Presiden," kata Irman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2011).
Irman mengatakan Presiden yang paling memahami kerja menterinya. Karena itu, Presiden yang tahu menteri mana yang harus diganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden SBY menegaskan akan mengakhiri evaluasi kabinet sebelum 21 Oktober 2011. SBY sudah menghubungi sejumlah elit parpol koalisi.
Isu reshuffle kemudian berkembang. Sumber detikcom menyebut sejumlah menteri dalam posisi kurang aman. Menteri ESDM dan menteri BUMN diisukan gencar akan di-reshuffle.
(van/aan)











































