Kebaktian diadakan Senin, (26/9/2011) malam dilakukan di ruang samping dan diikuti ratusan jemaat gereja tersebut. Pemimpin pujian mengajak seluruh jemaat untuk mendoakan jemaat yang menjadi korban ledakan bom.
Ledakan bom di GBIS Minggu kemarin menewaskan seorang yang diduga sebagai pelaku serangan bom bunuh diri. Sedangkan 28 jemaat GBIS mengalami luka. Dari jumlah itu, hingga saat ini masih terdapat 14 orang yang harus dirawat inap di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agustin mengatakan kebaktian dengan jemaat yang lebih banyak dengan menggunakan ruang utama masih akan dilakukan hari Minggu nanti.
Penjagaan polisi tidak terlihat mencolok. Di dalam areal gereja hanya terlihat sekitar 10 anggota polisi melakukan penjagaan. Sedangkan di jalanan depan gereja juga terdapat sekitar 7 orang polisi. Sementara itu sesekali masih terdapat warga yang datang untuk melihat lokasi bekas peledakan bom itu.
(mbr/her)











































