"Kami membandingkan rekaman CCTV di kedua lokasi itu. Kesimpulan kami, pria yang menitipkan tas di warnet memang identik dengan terduga pelaku bom bunuh diri di GBIS Solo," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes (Pol) Djihartono, kepada wartawan di Solo, Senin (26/9/2011).
Menurut dia, isi tas tersebut juga sudah diperiksa. Tas tersebut berisi sebuah kitab Al-Qurโan, minyak wangi, sisir dan guntingan koran. Tidak ada hal atau isi yang mencurigakan dari guntingan koran yang berada di dalam tas tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, terduga pelaku bom bunuh diri di GBIS Solo dua kali berkunjung ke Warnet Solonet yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi gereja.
Pada kunjungan yang terakhir, dia meninggalkan sebuah tas ransel di bilik komputer yang digunakannya setelah sekitar satu jam mengakses internet di tempat tersebut.
(mbr/aan)











































