Golkar Pasrah Bila Tak Diajak Bicara SBY Soal Reshuffle

Golkar Pasrah Bila Tak Diajak Bicara SBY Soal Reshuffle

- detikNews
Senin, 26 Sep 2011 16:58 WIB
Jakarta - Partai Golkar tidak permasalahkan bila reshuffle kabinet berlangsung tanpa dibicarakan terlebih dahulu dengan ketua umumnya. Presiden SBY memang memiliki wewenang penuh merombak susunan kabinet.

Demikian jawab Ketua DPP Partai Golkar, Agung Laksono, ditanya jadwal pertemuan antara Presiden SBY dengan Ketum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Dia ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/9/2011).

"Iya, andaikan ada yang seperti itu (pembicaraan dengan Ketum DPP Golkar), kita siap. Tapi pun kalau tidak ada, itu kewenangan beliau (Presiden SBY)," kata Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, Partai Golkar sadar benar bahwa Presiden SBY memiliki hak prerogatif terhadap reshuffle kabinet. Oleh karena itu sebenarnya presiden tidak perlu merundingkan urusan reshuffle kabinet dengan ketua umum parpol mitra koalisi.

"Tapi saya yakin presiden punya pemikiran yang tidak seperti itu," sambung Agung.

Lebih lanjut dia membantah isu yang menyebut di internal partai sedang terjadi pembicaraan soal bakal calon menteri baru. Agung pun menegaskan pembicaraan mengenai reshuffle kabinet antara Presiden SBY dengan Ketum DPP Golkar Aburizal Bakrie belum ada.

"Tidak ada. Itu hanya isu," sahut Agung.

(van/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads