"Kita harus pastikan bahwa apa benar itu suami dan bapaknya," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (26/9/2011).
Anton awalnya enggan menyebut siapa istri dan anak yang dibawa petugas. Namun saat ditanya apakah keduanya adalah istri dan anak Hayat?
"Iya (Hayat), istrinya dan anaknya yang diambil karena lebih akurat," jelasnya.
Menurut Anton, jenazah pelaku telah diotopsi dan diidentifikasi. Selanjutnya proses pencocokan DNA baru akan disampaikan besok, Selasa (27/9).
"Keluarga dari pada pelaku, istri dan anaknya. Untuk memastikan yang bersangkutan A tentu harus dilakukan tes DNA, agar objektif," imbuhnya.
Anton menjelaskan istri dan anaknya saat ini dibawa ke Jakarta untuk langsung dites DNA di RS Polri. "Kita sudah tahu pelaku, tapi harus dibuktikan secara formal," terangnya.
(ape/lrn)











































