Anis Matta: Menlu Harus Selesaikan Denda Parkir Rp 6,7 M

Anis Matta: Menlu Harus Selesaikan Denda Parkir Rp 6,7 M

- detikNews
Senin, 26 Sep 2011 14:59 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Anis Matta merespon kabar diplomat Indonesia di New York yang menunggak denda parkir hingga Rp 6,7 milliar. Menlu didesak mengambil sikap segera, demi nama baik Indonesia.

"Menlu harus segera mengatasi saja masalah ini, jangan malu-maluin merah putih," desak Anis Matta.

Hal ini disampaikan Anis saat dihubungi wartawan, Senin (26/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anis, harusnya Kemenlu tidak terus diam. Namun segera merespon dan menjelaskan duduk persoalannya.

"Dan dibayar utangnya," ucapnya.

Pandangan senada sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPR, Pramono Anung. Menurut Pramono, utang itu harus segera dilunasi. Demi nama baik Indonesia.

"Muka bangsa ini harus diselamatkan. Harus segera dilunasi oleh Kemlu, malu-maluin bangsa ini," paparnya.

Dalam berita yang dilansir reuters, Pemerintah Kota New York mengeluhkan besarnya tunggakan denda parkir sejumlah diplomat negara. Mesir menjadi negara paling besar yang memiliki utang parkir yakni 1,9 juta dollar. Diikuti Nigeria dengan utang parkir sebesar 1 juta dollar. Sedangkan Indonesia tercatat pada urutan ketiga penunggak tiket parkir yakni sebesar 750 ribu dollar. Departemen Keuangan Pemerintah Kota New York mengatakan sampai akhir Juli 2011 total denda utang parkir mencapai 16,7 juta dollar.

"Kami hanya bisa membayangkan berapa banyak biaya yang muncul pekan ini," kata juru bicara Grimm, Carol Danko, mengenai diplomat dan pemimpin dunia yang bertemu di Markas PBB di New York seperti dikutip dari reuters, Sabtu (24/9/2011).

(van/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini