Aksi para petani itu berlangsung di depan Gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol, Medan, Senin (26/9/2011). Para petani yang jumlahnya sekitar 3.000 orang, berasal dari berbagai daerah di Sumut, antara lain Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Binjai. Mereka bergabung dalam berbagai kelompok dan organisasi petani.
Dalam berbagai orasi yang disampaikan, para petani menuntut pemerintah menghentikan liberalisasi dalam penguasaan bumi dan air, karena tidak akan membawa kesejahteraan rakyat dan bertentangan dengan Pancasila. Massa juga mendesak agar pemerintah segera menasionalisasikan pertambangan dan perkebunan asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para petani juga meminta agar dipenuhinya persamaan hak untuk memperoleh manfaat dan menggunakan tanah di Sumut.
Kendati sebelumnya Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, yang sedang mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Sumut, sudah menemui para pendemo dan menyatakan akan memperhatikan tuntutan para petani, namun massa tetap bertahan.
Mereka mendesak agar Gubernur Sumut untuk berdialog dengan delegasi petani. Karena permintaan itu tidak direspon, mereka kemudian memblokir pintu gerbang gedung DPRD Sumut untuk mencegah Gubernur Sumut keluar.
(rul/fay)











































