“Ibu selaku calon hakim agung, saya ingin menanyakan dari rasa keadilan masyarakat itu apa esensi yang ibu dapatkan sehingga mendapat masukan dari rasa keadilan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011).
Menjawab pertanyaan Adang, Rahmi mencontohkan kasus Prita Mulyasari. Menurutnya, kasus itu lebih kepada pencarian keadilan seorang konsumen yang merasa tidak puas dengan pelayanan sebuah rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu Ketua Komisi III Benny K Harman, menanyakan kembali masyarakat mana yang akan dipilih untuk didengarkan rasa keadilannya. Rahmi pun menjawab, rasa keadilan si pencari keadilan yang akan didengar namun tetap berlandaskan aturan hukum yang berlaku.
Uji Kelayakan dan Kepatutan calon hakim agung hari ini tidak dihadiri satupun anggota fraksi PKB. Dalam jadwal, hanya calon hakim agung Rahmi Mulyati yang diuji hari ini.
Fit and proper test digelar pukul 10.30 WIB. Acara ini dihadiri 30 dari 50 anggota Komisi III DPR. Namun tak terlihat satupun anggota fraksi dari PKB yang hadir. Benny sempat mempersilakan anggota fraksi PKB untuk bertanya kepada Rahmi.
Akhirnya Benny mempersilakan fraksi lain untuk bertanya. “Pertanyaan selanjutnya dari fraksi PKB. Tidak ada dari PKB? Kalau tidak ada lanjut ke fraksi PDIP,” terang Benny.
Dalam uji kelayakan dan kepatutan kali ini, terlihat saudara kandung Nazaruddin, Natsir. Namun Natsir belum memanfaatkan sesi tanya-jawab yang diberikan Ketua Komisi kepada setiap anggota Komisi III.
(feb/gun)










































