"Sudah bersama kita keluarganya. Tapi kita masih membutuhkan pembukti secara scientific," ujar Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (26/9/2011).
Sebelumnya bom bunuh diri meledak di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9), sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku bom bunuh diri tewas seketika dengan kondisi luka parah di bagian perut.
Atas insiden tersebut, belasan jemaat mengalami luka-luka. Presiden SBY menyebut pelaku terkait dengan jaringan teroris Cirebon yang sempat melakukan aksi serupa pada 15 April lalu. Namun kesimpulan sementara ini masih membutuhkan investigasi mendalam.
(gus/vit)











































