Soal Bom Solo, Kapolri: Langkah Preemptive Sudah Dilakukan

Soal Bom Solo, Kapolri: Langkah Preemptive Sudah Dilakukan

- detikNews
Senin, 26 Sep 2011 10:21 WIB
Soal Bom Solo, Kapolri: Langkah Preemptive Sudah Dilakukan
Jakarta - Kemarin Menko Polhukam Djoko Suyanto membantah pemerintah kembali kecolongan terkait bom bunuh diri di GBIS, Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Kini, hal sama disampaikan oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Timur mengklaim, sebelum bom bunuh diri tersebut terjadi, polisi sudah melakukan langkah preemptive. Hal itu terbukti dari ledakan yang terjadi justru setelah kebaktian.

"Warning sudah diberikan, petugas sudah memberikan kalau kita melihat kejadian itu, sesudah kebaktian. Artinya langkah preemptive sudah dilakukan baik oleh Polri atau masyarakat," kata Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Timur saat ditemui dalam acara menanam pohon bersama Panglima TNI di Peace Keeping Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9/2011).

Timur mengatakan, peristiwa bom sesudah kebaktian ini akan menjadi evaluasi untuk Polri. Pihaknya juga meminta seluruh Kapolda untuk melakukan analisis di daerahnya masing-masing.

"Semua Kapolda melakukan analisis di daerah masing-masing," katanya.

Sebelumnya Menko Polhukam tidak mau menyebut, aparat intelijen kecolongan atas ledakan di gereja tersebut. "Tindakan terorisme ini inisiatif pelaku, apa iya tindakan kejahatan dikasih tahu. Ini inisiatif mereka, dalam konteks ini, BIN, Densus, akan bekerja keras, untuk memutus jaringan puzzle mereka," ujarnya.

(ken/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads