Program Deradikalisasi Pemerintah Harus Dievaluasi Total

Program Deradikalisasi Pemerintah Harus Dievaluasi Total

- detikNews
Senin, 26 Sep 2011 09:14 WIB
Program Deradikalisasi Pemerintah Harus Dievaluasi Total
Jakarta - Kembali terulangnya teror bom di Tanah Air, seperti di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, kemarin, mengindikasikan ada yang tidak beres dengan program deradikalisasi yang dijalankan pemerintah selama ini. Pemerintah diminta mengevaluasi total program tersebut.

"Pemerintah harus punya road map pemberantasan terorisme yang jelas, transparan dan terukur. Program deradikalisasi teroris dari pemerintah harus dievaluasi total. Benahi juga kinerja dari BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme)," ujar Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto.

Hal itu dikatakan Bima lewat pernyataan tertulis kepada detikcom, Senin (26/9/2011).

Mantan pengamat politik ini mengatakan, pemerintah tidak bisa lagi memberikan reaksi yang normatif terkait ledakan bom di Tanah Air.

"Aksi brutal tak bisa dilawan dengan retorika belaka. Publik menginginkan langkah yang lebih tegas dan nyata. Evaluasi serius kinerja BIN dan Polri," ujarnya.

Menurut Bima, langkah tegas pemerintah tegas hari ini adalah investasi berharga untuk bangunan pluralisme bangsa ke depan.

"Berikan target waktu untuk mengusut tuntas aksi bom bunuh diri, dan lakukan langkah antisipatif secara menyeluruh secara nasional," katanya.

Dia juga mendorong Kementerian Agama harus juga menjadi agen pluralisme yang proaktif dengan diseminasi intensif nilai-nilai keberagaman.

"Agar tidak lahir 'pengantin-pengantin' baru yang sesat dari ajaran agama," ujarnya.


(lrn/vit)


Berita Terkait