"Kita serahkan, biar aparat yang mengungkap," kata Jokowi saat dihubungi detikcom, Senin (26/9/2011).
Menurut Jokowi, peristiwa ini memang mengejutkan. Namun dia menegaskan aksi pemboman ini tidak menganggu kehidupan masyarakat Solo. Dia pun tidak tahu kenapa Solo menjadi sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang untuk pengamanan di gereja-gereja sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. "Pengamanan tertutup, kalau terbuka nanti mencekam. Gereja tetap buka seperti biasa," terangnya.
Peristiwa pemboman di Gereja Kepunton terjadi pada Minggu (25/9) siang. Pelaku bom bunuh diri tewas, sedang belasan jemaat gereja mengalami luka dan 2 orang mengalami luka parah.
(ndr/mok)










































