"Ada tas di biliknya," kata operator Solonet, Fajar kepada detikcom, Minggu (25/9/2011).
Pelaku itu datang ke Solonet yang berjarak hanya 200 meter dari gereja itu sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, pelaku yang berjenis kelamin pria ini kemudian meninggalkan Solonet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tidak bisa mengetahui secara detail ukuran tas tersebut. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, tas itu berisi
kitab suci, sarung, masker, tas telepon seluler, dan kain pengelap kacamata.
Seorang pria melakukan bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Pria itu tewas seketika dengan luka parah di bagian perut. Jenazahnya dievakuasi dari TKP ke RS Bhayangkara, Semarang. Namun untuk keperluan identifikasi mendalam, jenazah pria itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta. Malam ini jenazah dibawa ke Jakarta melalui perjalanan darat.
Presiden SBY menyebut berdasar investigasi sementara, pelaku bom bunuh diri berkaitan dengan jaringan teroris di Kota Cirebon. Namun kesimpulan sementara ini masih harus diikuti dengan investigasi lebih mendalam.
(mok/vit)











































