Kondisi tersebut antara lain terlihat di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jl. Sudirman, kemudian Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Maranatha Jl. S Parman,
dan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel Jl. Diponegoro. Tidak terlihat pengamanan yang mencolok.
Salah seorang pengurus GPdI Maranatha, Jhony Salu menyatakan, kasus bom tersebut memang menjadi perhatian jemaat. Tetapi sampai mempengaruhi jalannya kegiatan peribadatan di gereja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Salu, kasus bom bunuh diri di gereja ini, harus dijadikan pelajaran berharga. Dengan demikian ke depan jangan sampai terjadi lagi kasus yang sama.
(rul/gah)










































