Teroris Pakai Komunikasi Lisan, Pemerintah Sukar Mendeteksinya

Teroris Pakai Komunikasi Lisan, Pemerintah Sukar Mendeteksinya

- detikNews
Minggu, 25 Sep 2011 15:57 WIB
Jakarta - Menkopolhukam Djoko Suyanto mengakui aksi terorisme semakin sulit dideteksi. Pola komunikasi secara lisan yang digunakan para bomber menyulitkan aparat untuk melacaknya.

"Kalau dulu komunikasi dengan teknologi mudah dilacak sekarang mungkin dengan lisan aparat kesulitan," kata Djoko.

Hal ini disampaikan Djoko saat memberi keterangan pers soal aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Konpers digelar di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Minggu (25/9/2011).

Menurut Djoko, Densus 88 bersama BIN dan BNPT bekerja keras untuk menumpas jaringan teroris. Aparat kesulitan jika berhadapan dengan pelaku yang data basenya belum dikantongi.

"Relatif lebih sulit kita tidak tahu sekian banyak yang memiliki pandangan untuk mau sukarela, kecuali data base ada di Densus, BIN tinggal cari rangkaiannya," jelas Djoko.

Djoko meminta agar masyarakat memberi kepercayaan kepada aparat untuk menyelidiki aksi bom bunuh diri itu. "Saya yakin aparat temukan jaringannya, aparat akan dengan terbuka jelaskan ke masyarakat," pungkasnya.


(did/gah)


Berita Terkait