Pasca Bom Bunuh Diri, Jokowi Minta Warga Solo Tetap Toleran

Pasca Bom Bunuh Diri, Jokowi Minta Warga Solo Tetap Toleran

- detikNews
Minggu, 25 Sep 2011 15:09 WIB
 Pasca Bom Bunuh Diri, Jokowi Minta Warga Solo Tetap Toleran
Jakarta - Ketenangan warga Solo, Jawa Tengah, terusik dengan meledaknya bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo. Namun Walikota Solo Joko Widodo berharap masyarakat tetap tenang dan menjaga toleransi.

"Kita selama ini sudah membangun konstruksi, membangun bangunan berupa gotong royong, saling menghormati dan menghargai. Bangunan itu agak terganggu dengan bom ini," kata pria yang akrab disapa Jokowi kepada detikcom, Minggu (25/9/2011).

Ketenangan dan toleransi di Solo sedikit terganggu, karenanya Pemkot Solo akan berupaya keras memperbaiki hal itu. Caranya dengan mengintensifkan pertemuan dengan masyarakat, menggelar dialog untuk saling mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harap masyarakat tetap tenang. Masalah keamanan akan dibantu dijaga dari TNI dan Polri. Yang penting masyakat tetap saling menghormati. Ini bukan hanya mengguncang ketenangan Solo tetapi juga Indonesia," sambung Jokowi.

Bom bunuh diri meledak sekitar 10.53 WIB. Menko Polhukam Djoko Suyanto memastikan ada 2 orang tewas dalam peristiwa itu. Satu orang tewas adalah pria yang diduga pelaku bom bunuh diri sedangkan satu lainnya merupakan korban peledakan yang meninggal di RS. Beberapa orang mengalami luka-luka. Polisi menduga bom yang digunakan berjenis low explosive.


(vit/anw)


Berita Terkait