Jakarta - Sekitar 20 orang jemaat Gereja Kepunton Solo yang mengalami luka-luka dilarikan ke RS Dr Oen. Saat ini para korban masih menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Ada sekitar 20 orang yang dibawa kemari," kata Bambang, salah seorang petugas RS Dr oen kepada detikcom, Minggu (25/9/2011).
Bambang menjelaskan, RS dr Oen tidak menerima korban tewas dalam ledakan bom bunuh diri tersebut. "Kalau korban tewas kita belum terima," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengatakan, belum mengetahui luka-luka yang dialami korban ledakan bom tersebut. "Saya belum dapat informasinya," katanya.
(nal/lh)