SBY di Atas Angin, Reshuffle Tak Perlu Libatkan Parpol

SBY di Atas Angin, Reshuffle Tak Perlu Libatkan Parpol

- detikNews
Sabtu, 24 Sep 2011 17:42 WIB
SBY di Atas Angin, Reshuffle Tak Perlu Libatkan Parpol
Jakarta - Posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebetulnya aman dari ancaman partai politik. Karena itu, SBY tidak perlu melibatkan mereka dalam melakukan perombakan kabinet.

Hal itu disampaikan oleh pengamat politik Sukardi Rinakit dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2011).

Menurut Sukardi, saat ini, kebatinan masyarakat pada umumnya sangat mendukung Presiden SBY untuk melakukan reshuffle. Di sisi lain, partai pun tidak akan melayangkan keberatan bila wakilnya di kabinet dicopot.

"Partai-partai ini sadar, kalau sekarang macem-macem, 2 tahun lagi sudah fokus ke pemilu. Kalau namanya jelek, mereka juga akan merosot gitu lho," kata Sukardi.

"Artinya, Pak SBY dalam kondisi aman. Publik mendukung, parpol tidak akan mengajukan komplain," lanjut dia.

Sukardi menyarankan, SBY tidak perlu mempertimbangkan keberadaan setgab parpol koalisi dalam menyusun kabinet hasil reshuffle ke depan. Sekarang ini, posisi SBY bebas menentukan siapa saja yang ia pilih, tanpa harus terbebani kepentingan politik dengan parpol pendukung.

Sukardi menambahkan, setidaknya ada 4 kriteria yang harus diperhatikan SBY ketika ingin mengganti para menterinya. Kriteria itu adalah kinerja, isu korupsi, isu moral, dan kesehatan para menteri.

"Presiden harus resume power. Menyatukan kekuatan. Siapapun yang diganti silakan, tapi para menteri haruslah yang bertanggungjawab," ucap Sukardi.

(irw/gah)


Berita Terkait