"Harusnya reshuffle ini menjadi kerja bareng. Jadi perlu juga mengajak ketua partai untuk sharing, intellectual exercise," kata Wasekjen Golkar, Happy Bone Zulkarnaen.
Hal itu dikatakan dia dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada atau tidaknya reshuffle, Partai Golkar tetap akan kritis kepada pemerintah. Bukan hanya kritis, tapi solutif dan produktif," katanya.
Zulkarnaen mengatakan, reshuffle tahun kedua Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II ini akan menjadi uji nyali bagi pasangan SBY-Boediono. Jadi atau tidak, semuanya mengandung konsekuensi dari masyarakat.
"Kalau memang terjadi, kita mengharapkan supaya kabinet ini menjadi kabinet kerja. Semua menterinya, memang ada yang dari parpol, tapi harus yang menjunjung profesionalisme," cetus Zulkarnaen.
(irw/gah)











































