"Menurut saya, saat ini memang harus harus di reshuffle. Kalau perlu harus diperbaiki ulang," jelas Tjatur, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (24/9/2011) malam.
Selain faktor korupsi, lanjut Tjatur, beberapa menteri di KIB Jilid II juga ada yang terlibat dengan masalah kesehatan. "Sehingga itu membuat kinerjanya tidak efektif," lanjut Ketua FPAN DPR ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adalah, saya tahu menteri mana saja yang tidak efektif kerjanya. Intinya yang melanggar ketentuan harus di reshuffle juga," tegas Tjatur.
Teka-teki kapan reshuffle akan dilaksanakan oleh Presiden sudah mulai sedikit terkuak. Presiden SBY menyatakan akan merombak kabinetnya sebelum 20 Oktober.
"Tidak disampaikan bahwa persis pada minggu pertama. Namun sebelum memasuki tahun ketiga pemerintahan," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha kepada detikcom, Kamis (22/9).
Julian mengulangi pernyataan SBY, bahwa sebelum genap dua tahun kepemimpinannya, Presiden akan melakukan pergantian sejumlah menteri.
"Akan dilakukan penataan kabinet/reshuffle memasuki tahun ketiga pemerintahan (20 Oktober) dengan tujuan dan niat baik agar sisa tiga tahun mendatang kinerja kabinet dapat berjalan lebih optimal," tutur Julian.
(her/her)











































