Saan Mustopa: Pertemuan dengan Chandra Hamzah Tidak Bicarakan Kasus

Saan Mustopa: Pertemuan dengan Chandra Hamzah Tidak Bicarakan Kasus

- detikNews
Sabtu, 24 Sep 2011 05:15 WIB
Saan Mustopa: Pertemuan dengan Chandra Hamzah Tidak Bicarakan Kasus
Jakarta - Wakil Pimpinan KPK, Chandra M Hamzah akhirnya buka-bukaan terkait tudingan Nazaruddin. Chandra mengungkapkan bahwa dirinya memang pernah bertemu dengan Nazaruddin dan Ketum PD Anas Urbaningrum.

Chandra mengaku bertemu keduanya karena dikenalkan oleh politisi PD Saan Mustopa. Namun pertemuan tersebut tidak pernah membahas kasus.

"Pertemuan itu terjadi sebelum saya jadi anggota DPR, dan kita tidak pernah membicarakan soal kasus. Setelah jadi anggota DPR saya ketemu dua kali dan itu pun saat rapat di Komisi III," ujar Saan kepada detikcom, Jumat (23/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Saan, dirinya memang memperkenalkan Chandra kepada Anas Urbaningrum dan Nazaruddin. Hal itu dilakukan karena hanya ia yang paling dekat secara personal dengan wakil pimpinan KPK itu.

"Kebetulan sesama mantan aktifis kita sering mengadakan reuni. Dan pertemuan itu sebelum saya, Anas dan Nazar jadi anggota DPR," terangnya.

Saan juga mengaku bahwa dirinya mengenal Chandra sejak kuliah. Saat itu Saan dan Chandra aktif di senat mahasiswa.

"Saya berteman lama dengan Chandra, sejak mahasiswa. Saya dulu sekretaris umum senat mahasiswa IKIP Bandung, sedangkan Chandra itu ketua senat mahasiswa UI. Kita sering bertemu saat pertemuan aktifitas mahasiswa, dulu kita sering demo bareng," terang sekretaris fraksi Demokrat ini.

Chandra Hamzah bicara panjang lebar mengenai berbagai tudingan kepadanya. Chandra mengaku empat kali bertemu dengan mantan Bendaraha Umum Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin. Itupun bukan bertemu khusus dengan Nazaruddin.

Chandra menceritakan, pertemuannya dengan Nazaruddin terjadi pertama kali pada tahun 2008. Saat itu, Chandra diajak bertemu oleh Saan Mustopa yang memang telah dikenalnya sejak tahun 1990-an saat masih mahasiswa.

"2008 Saan menghubungi saya dan mengajak ketemu. Nah di situlah kemudian saya mengiyakan. Di pertemuan nostalgia itu, saat saya datang di sana ternyata ada Anas Urbaningrum dan kemudian ada orang yang kemudian saya baru tahu itu namanya Nazaruddin," kata Chandra.

Hal itu diceritakan Chandra dalam jumpa pers di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (23/9). Chandra menegaskan, saat pemeriksaan itu, sama sekali tidak punya niat keinginan ketemu Nazaruddin karena dari awal memang hanya ingin bertemu Saan.

Pertemuan kedua terjadi pada tahun 2009 di sebuah kafe di Jakarta sebelum Chandra mendapat kasus dan ditahan oleh polisi. Pertemuan itu juga diprakarsai oleh Saan Mustopa. Dan lagi-lagi, Saan mengajak Anas Urbaningrum dan Nazaruddin.

"Saat itu Saan mengajak Anas dan Nazar, Saan ingin mendengar versi saya soal kriminalisasi saya dan Pak Bibit yang waktu itu memang sedang terjadi," kata Chandra.




(her/her)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads