"Kebakaran diduga berawal dari engine room FSO Lentera Bangsa, diperkirakan api timbul akibat hot work. Hot work itu pekerjaan yang bisa menimbulkan percikan api seperti mengelas," kata Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana, dalam siaran persnya kepada detikcom, Jumat (23/9/2011).
Namun Gde mengaku tidak tahu pekerjaan apa yang tengah dilakukan karyawan di dalam ruang mesin tersebut sehingga menyulut kebakaran. "Hot work itu bisa banyak. Nah kita belum tahu apa yang mereka kerjakan di dalam,' jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total dead stock minyak mentahnya di dalam kapal sebanyak 82.000 barrel," jelasnya.
(gus/fay)











































