"Yang ada di kapal tanker itu sekitar 200 lebih karyawan. Ada 4 orang yang mengalami luka bakar dan sudah dievakuasi ke rumah sakit dengan helikopter," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Hero Hendrianto Bachtiar saat dihubungi wartawan, Jumat (23/9/2011).
Namun Hero mengaku tidak tahu rumah sakit mana tempat dirawatnya 4 korban luka bakar tersebut karena perusahaan merahasiakan informasi tersebut. Menurut Hero, posisi kapal jenis FSO ini berada di area Widuri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk korban selain yang mengalami luka bakar, sudah dievakuasi ke area Widuri yakni tempat pengolahan minyak. Evakuasi dilakukan dengan kapal internal milik PT CNNOC. Kapal FSO ini adalah kapal pengangkut minyak mentah. Berapa banyak muatannya, polisi belum mengetahuinya.
"Ya ada mengangkut minyak mentah atau crude oil. Kita belum tahu berapa muatannya," ungkapnya.
Sedangkan untuk seorang korban hilang, kepolisian bersama security PT CNNOC dan marinir terus mencarinya. Beberapa waktu lalu api yang sempat padam menyala lagi.
"Proses evakuasi sudah selesai. Saat ini dilakukan pemadaman kembali," jelasnya.
(gus/fay)











































