"Yang harus dilakukan KPK mengikuti persidangan Wafid Muharam, Mindo Rosalina Manulang dan M El Idris. Itu bisa dijadikan bukti permulaan untuk meningkatkan pemeriksaan," kata peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM, Hifdzil Alim, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (23/9/2011).
Ada sejumlah nama yang beberapa waktu lalu sempat mencuat, yakni orang-orang di sekitar M Nazaruddin di perusahaannya. Tidak hanya itu, Menpora Andi Mallarangeng dan anggota Komisi X DPR Angelina Sondakh juga sempat disebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hifdzil mengingatkan, penyidik KPK jumlahnya terbatas. Karena itu, sebaiknya fokus pada kasus yang sudah terang benderang di depan mata.
Sementara untuk pemeriksaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Hifdzil menilai hal itu tidak keliru. Namun dia mengingatkan, fokus KPK sebaiknya ke kasus wisma atlet terlebih dulu.
"Kasihan di KPK kan penyidiknya tidak banyak, hanya 178. Itu pun terpecah-pecah," ucapnya.
(mad/vit)











































