"Akhirnya waktu perkara Antasari, saya minta supaya jangan jadi jaksa, karena nggak mampu," kata Cirus dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2011).
Cirus merasa kondisi fisiknya sudah tak kuat lagi memegang suatu perkara. Dia lalu menolak untuk menangani kasus Antasari yang pasti menyedot perhatian publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena perkara Ferry Joko Juliantono baru dua minggu selesai. Yang waktu itu jaksanya orang lain, karena jaksanya gagal, saya ditunjuk lagi," paparnya.
Cirus mengaku sudah berkali-kali meminta supaya dia hanya diberi tugas soal administrasi saja mulai dari surat menyurat hingga menghadiri rapat.
"Saya minta saya jangan dikasih perkara, kalaupun saya dikasih kerjaan yang sifatnya rapat LO dan menghadiri rapat-rapat membuat balas surat," kata Cirus.
Karena kepada dua Jampidum, saya selalu mengeluh. Saya belum siap bernafas, sudah disuruh ke sana-ke sana, saya enggak tahan lagi," lanjut pria berkacamata ini.
(mok/aan)











































