Din tiba di Lapas Tangerang, Jl Veteran, Kota Tangerang, sekitar pukul 14.34 WIB, Jumat (23/9/2011). Dia turun dari Toyota Camry B 67 DS dan masuk ke lapas membawa nasi bungkus untuk Antasari
Ditanya soal kedatangannya, Din mengaku sudah lama ingin bertemu dengan Antasari. Dia ingin bersilaturahmi.
"Kebetulan cukup kenal dengan dia lama. Tapi baru kali ini dapat kesampaian," terangnya.
Menurut Din, dia bersimpati dengan apa yang menimpa Antasari. Kasus Antasari dinilainya tidak wajar.
"Dari awal saya bersimpati dengan musibah yang dialaminya ini. Saya juga sudah curiga bahwa kasus ini ada apa-apanya," katanya.
Ditanya wartawan apa yang dimaksud ada apa-apanya, Din menjawab, "Artinya Antasari terzalimi."
Terzalimi oleh siapa, hal itulah yang ingin ditanyakan oleh Din kepada Antasari. "Itu yang ingin saya tanya ke Pak Antasari siapa yang menzalimi. Apalagi setelah peninjauan kembali (PK), saya semakin yakin ada apa-apanya," sambungnya.
Sayangnya, Din tidak mengungkapkan nasi bungkusnya untuk Antasari ini berisi lauk pauk apa. Din pun berjanji akan bercerita lagi setelah makan siang bersama Antasari.
"Setelah keluar saja nanti ya," kata Din sembari masuk ke dalam lapas.
(fay/vit)











































