SBY Reshuffle Menteri Non-Parpol?

SBY Reshuffle Menteri Non-Parpol?

- detikNews
Jumat, 23 Sep 2011 11:10 WIB
Jakarta - Presiden SBY memastikan akan mereshuffle kabinet sebelum tanggal 20 Oktober. Namun hingga kini presiden belum berkomunikasi dengan elit parpol koalisi.

Sejumlah partai koalisi menduga Presiden SBY akan mereshuffle menteri non-parpol. Karena untuk mereshuffle menteri non parpol tidak diperlukan komunikasi dengan elit parpol koalisi.

Sejumlah menteri non-parpol yang diisukan akan direshuffle adalah Menteri ESDM Darwin Saleh, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, dan Menkeu Agus Marto. Darwin dipandang pekerjaannya kurang maksimal. Sedangkan menteri BUMN dipandang perlu beristirahat dalam proses penyembuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kalau yang direshuffle menteri di luar koalisi tidak perlu mengajak bicara partai koalisi. Kecuali yang direshuffle menteri dari koalisi," ujar Sekjen PPP, M Romahurmuzy, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Selama ini komunikasi SBY dengan mitra koalisi juga sangat normatif. Belum menyangkut nama-nama menteri yang akan diganti.

Pandangan senada disampaikan Sekjen Golkar Idrus Marham. Hingga saat ini Golkar juga belum diajak bicara soal reshuffle kabinet.

"Silakan bagi kita itu adalah standar saja. Itu adalah hak prerogatif presiden silahkan presiden yang menentukan,"terangnya.

Menurut Idrus, setiap ada reshuffle harusnya koalisi diajak bicara. Minimal menyangkut calon menteri yang akan menggantikan menteri yang dipandang tidak optimal.

"Kecuali dari menteri Golkar atau koalisi kita perlu bicara. Ini kan koalisi. Memang belum ada pembicaraan sampai sekarang,"tuturnya.

Sumber detikcom di internal elit PKS menuturkan belum ada komunikasi antara Hilmi Aminuddin dengan SBY. PKS juga meyakini SBY hanya mengganti menteri sektor ekonomi.

"Jadi yang diganti hanya menteri ekuin di bawah Hatta Rajasa," tandasnya.


(van/rdf)


Berita Terkait