Pilih Menteri Baru, SBY Harus Andalkan Suara Rakyat

Pilih Menteri Baru, SBY Harus Andalkan Suara Rakyat

- detikNews
Jumat, 23 Sep 2011 09:53 WIB
Pilih Menteri Baru, SBY Harus Andalkan Suara Rakyat
Jakarta - Akan ada wajah-wajah baru dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Belajar dari pengalaman berkoalisi, Presiden SBY sebaiknya mengandalkan sahabat dekatnya untuk mendapatkan menteri baru yang bisa melakukan percepatan pembangunan.

Siapakah sahabat dekat Presiden SBY itu?

"Sahabat presiden adalah rakyat. Yang memilih seorang presiden di dalam sistem presidensial itu kan rakyat, bukan partai politik," jawab Yunarto Wijaya, pengamat politik dari Charta Politica, kepada detikcom, Jumat (23/9)2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana dengan setgab parpol koalisi? Bukankah mereka mitra presiden di parlemen?

"Setgab sendiri adalah sebuah 'kreatifitas' yang tidak berdasar. Sebuah turunan dari halusinasi 'parlementer' kok," sahut Yunarto.

Dia menekankan, reshuffle kabinet bertujuan melakukan percepatan pembangunan dan efektifitas sisa periode pemerintahan SBY. Agar mendapatkan kabinet yang mampu mencapai tujuan itu, reshuffle kabinet harus dilaksanalan dengan logika presidential seutuhnya.

"Jangan logikanya 'komposisi ala koalisi'. Paling risikonya perang dengan parpol koalisi. Tapi jangan kuatir, rakyat pasti mendukung," sambung Yunarto.

Keleluasan penuh bagi Presiden SBY dalam memilih menteri, tidak boleh ditawar-tawar lagi dengan akomodasi kepentingan parpol koalisi. Bagaimana pun duduknya menteri atas nama parpol dalam kabinet seperti praktek selama ini menyalahi sistem presidential yang Ind

(lh/mad)


Berita Terkait