Kepala BLU TransJakarta, M Akbar mengatakan, jaminan itu diberikan setelah Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan dispensasi kepada pengelola SPBG tersebut.
"PGN memberi dispensasi sampai akhir bulan untuk SPBG Pinang Ranti menjual BBG melebihi kuota," terang Akbar saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (23/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Otomatis Transjakarta tetap berjalan normal," katanya.
Meski diberi keringanan sampai satu bulan ke depan, Akbar tetap berharap kebijakan penambahan kuota ini bisa berlangsung seterusnya. Harapan itu lanjut Akbar demi kelancaran mobilisasi bus TransJakarta dan tidak terjadi tumpukan penumpang di halte-halte.
"Kita harap dispensasi ini jangan sampai bulan depan saja, tapi seterusnya agar perjalanan Transjakarta tetap normal," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, hari ini kemungkinan pengguna bus TransJakarta harus menunggu bus lebih lama dari biasanya. Sebab stok bahan bakar gas (BBG) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Pinangranti, Jakarta Timur, akan habis pada hari ini. Diperkirakan layanan akan normal kembali pada 1 Oktober.
(lia/feb)










































