Bom Bunuh Diri di Sri Lanka, 5 Orang Tewas
Rabu, 07 Jul 2004 15:44 WIB
Jakarta - Aksi bom bunuh diri terjadi di Sri Lanka. Seorang pengebom bunuh diri menewaskan dirinya dan empat orang lainnya di sebuah zona keamanan tinggi di Colombo. Ini merupakan serangan bom bunuh diri pertama di ibukota Sri Lanka itu sejak tahun 2001 silam. Demikian diungkapkan pejabat-pejabat Sri Lanka seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (7/7/2004).Pelaku pengeboman adalah seorang perempuan. Ia tengah dikawal ke kantor polisi di seberang misi diplomatik AS dan Inggris, hari Rabu ini, ketika mendadak perempuan itu meledakkan bahan peledak yang dibawanya.Perempuan tersebut beserta empat polisi Sri Lanka tewas dalam insiden ini. Sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka. Kepolisian mengatakan bahwa perempuan itu dihentikan untuk pemeriksaan rutin dan interogasi saat melintasi zona keamanan tinggi, tempat berlokasinya kantor utama Perdana Menteri Mahinda Rajapakse.Aksi bom bunuh diri terakhir di Colombo terjadi pada Oktober 2001 lalu. Yakni ketika seorang pejuang Tamil Tigers meledakkan bom yang diikatkan ke tubuhnya saat ia diinterogasi polisi yang mengawal perdana menteri saat itu, Ratnasiri Wickremanayake. Seorang polisi dan satu warga sipil tewas dalam peristiwa itu. Sebanyak 16 orang lainnya cidera dalam serangan di Colombo itu.Konflik pemerintah Sri Lanka dan Tamil Tigers belakangan ini semakin memanas. Kemarin, Selasa (6/7/2004), gerilyawan Tamil menuduh pasukan pemerintah tengah menyiapkan perang terhadap gerakan pemberontak tersebut setelah terbunuhnya seorang aktivis politik Tamil.
(ita/)











































