Foke Kritik Lurah dan Camat yang Lamban Tangani Bencana

Foke Kritik Lurah dan Camat yang Lamban Tangani Bencana

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2011 18:43 WIB
Foke Kritik Lurah dan Camat yang Lamban Tangani Bencana
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengkritik kinerja jajarannya di lapangan yang tidak bisa berbuat banyak saat di wilayah yang mereka pimpin terjadi banjir dan kebakaran. Bukannya memimpin aksi tanggap darurat, tidak sedikit lurah dan camat yang justru cendrung menjadi penonton.

"Kalau ada bencana seperti banjir dan kebakaran, saya lihat lurah sekarang sudah jadi penonton. Karena itu sekarang masih banyak kesemerawutan yang terlihat," kritik Fauzi kepada seluruh lurah dan camat DKI Jakarta yang hadir dalam acara pengarahan Gubernur untuk Antisipasi Bencana Banjir dan Kebakaran di DKI Jakarta, di Gedung Nyi Ageng Serang, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Lebih lanjut Fauzi mengatakan, selama empat tahun menjabat sebagai gubernur, dia tidak melihat adanya perbaikan kinerja dari pejabat di daerah. Padahal jika niatan itu ada, maka Pemprov DKI Jakarta pasti membantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan melengkapi kelurahan dengan berbagai kewenangan, karena Anda (lurah dan camat) merupakan frontliner di daerah Anda. Jadi Anda harusnya tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tapi 4 tahun berjalan, saya masih melihat banyak kelemahan di level kelurahan dan komunitas," jelas pria yang akrab disapa Foke ini.

Foke berpesan agar antara lurah dan warganya menjalin komunikasi yang aktif dengan masyarakatnya. Namun semua itu juga dapat tercapai dengan bantuan aparat dan dana yang cukup.

"Maka itu kalau ada yang katakan penguatan kelurahan yang kita ciptakan saat ini lebih dari cukup, itu salah. Karena beberapa tahun terakhir saya tidak melihat ada peningkatan kualitas manusia yang back-up lurah kita di lapangan. Harus ada progress ke depan," tambahnya.

Sebagai gugus depan dalam sebuah daerah, banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh lurah. Oleh karena itu Foke berharap adanya kerja sama antara lurah dan aparat yang membantunya.

"Ini amanah, lurah tidak bisa bekerja dengan baik jika tidak didukung aparat yang baik. Maka itu Pak Sekda, kalau meletakkan orang yang membantu lurah harus memiliki kualitas yang memadai dan diberikan pelatihan yang baik," tandasnya.

(lia/lh)


Berita Terkait