Calon Hakim Agung Harus Gaul

Calon Hakim Agung Harus Gaul

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2011 16:15 WIB
Jakarta - Seorang hakim, apalagi hakim agung, dituntut berwawasan luas. Wakil Ketua Komisi III Fahri Hamzah menilai calon hakim agung Heru Mulyono Ilwan kurang gaul. Padahal, seorang hakim agung dituntut untuk memiliki wawasan yang luas selain kredibilitas yang tinggi untuk memegang independensinya.

"Ya kalau dilihat sekilas sih dia itu seperti yang dikatakan dia juga bahwa dia itu kurang gaul. Tapi saya tidak mempersoalkan dia gaul atau tidak. Namun, seorang hakim itu kan dituntut punya wawasan yang luas. Nah, kalau misalnya itu kurang saya takutkan itu bisa menjadikan tidak independen," kata Fahri kepada Jurnalparlemen.com di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/9).

Fahri menambahkan, seorang hakim agung yang mempunyai kapasitas, integritas, pengetahuan dan kredibilitas tinggi saat ini sangat diperlukan bangsa Indonesia. Sang hakim agung nanti bisa menjalankan fungsinya dengan baik dalam mengambil sebuah keputusan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kenapa Tuhan itu bisa dikatakan sebagai hakim tertinggi, karena Dia Maha Tahu. Nah begitu juga dengan hakim agung, dia harus ada wawasan yang memadai. Jadi menurut saya dia masih terlalu standarlah. Sebab last resort kita di bidang hukum adalah Mahkamah Agung (MA) ini," ujarnya.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon hakim agung, Heru Mulyono Ilwan yang merupakan Sarjana Hukum Pidana lulusan Universitas Brawijaya pada tahun 1983 dan menempuh S2 di Universitas Putra Bangsa pada 2005 sempat dicecar perihal tugas pokok MA. Namun, beberapa anggota DPR merasa sedikit kecewa ketika pria kelahiran Pamekasan, Madura 54 tahun silam ini memberikan jawaban tidak terlalu mengetahui tugas pokok MA.
(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads