"Kita berharap pasca reshuffle kinerja kabinet semakin baik, produktif untuk melayani kepentingan rakyat," kata Anas usai diperiksa di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (22/9/2011).
Anas diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kemnakertrans yang menjadikan istri Nazaruddin sebagai tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada 20 September, SBY angkat bicara soal reshuffle. "Tunggu tanggal mainnya," kata SBY sebelum menerima Dewan Pengurus Yayasan Batik Indonesia, di Kantor Presiden, Jakarta.
Beredar kabar, reshuffle akan dilakukan bulan depan bertepatan dengan 2 tahun pemerintahan SBY-Boediono. Spekulasi pun berkembang terkait nama-nama menteri yang akan dicopot dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, seperti Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa yang belum lama digugat cerai istrinya, juga Menakertrans Muhaimin Iskandar yang institusi pimpinannya disorot akibat kasus dugaan korupsi.
(vit/fay)











































