Otang datang bersama sepupu Dede, Aat Safaat ke ruangan Rieke di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2011).
Menurut Aat, Dede merupakan TKI legal dan berangkat ke Jeddah, Arab Saudi pada 24 April 2011. Dede diberangkatkan oleh PT Youmba Biba Abadi, di kawasan Gunung Putri, Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aat menambahkan, pada 20 Juni 2011, pihaknya mendapat informasi dari sponsor jika Dede sedang sakit keras dan dirawat di RS dalam keadaan koma. Pada 22 Juni 2011 keluarga mendapat informasi lagi jika Dede sudah meninggal.
PT Youmba, lanjut Aat, memberikan janji palsu untuk datang ke rumah Dede di Kampung Cihanja, RT 1 RW 2, Desa Lingkung Pasir, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, untuk memberikan penjelasan penyebab kematian TKW itu. Aat juga sudah ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) namun belum ada hasil dari pertemuan itu.
"Saya juga sudah ke Kemlu tapi belum ada hasil apa-apa. KJRI di Jeddah juga dilempar-lempar. Kami hanya ingin tahu penyebab kematian dan ingin agar jenazah bisa ke Indonesia. Saya minta ketegasan dari pemerintah RI," kata Aat.
Atas curhatan Aat, Rieke mendesak Kemnakertrans, Kemlu dan BNP2TKI melakukan investigasi penyebab meninggalnya Dede. Dia juga mendesak ketiga pihak itu untuk memberikan hak korban yaitu gaji selama 3 bulan dan asuransi.
"Kita juga mendesak Kemnakertrans untuk memanggil PT Youmba terkait masalah ini," kata politisi PDIP ini.
(nik/fay)










































