Hamzah-Agum Gagal ke Putaran II, PPP Condong ke Mega

Hamzah-Agum Gagal ke Putaran II, PPP Condong ke Mega

- detikNews
Rabu, 07 Jul 2004 14:17 WIB
Jakarta - Pasangan Hamzah Haz-Agum Gumelar sudah pasti tidak lolos ke putaran kedua pemilu presiden dan wakil presiden. Siapa capres yang akan didukung PPP dalam putaran kedua pilpres? Wakil Ketua umum PPP Alimarwan Hanan secara tidak langsung menunjuk pada Mega."Secara fair PPP sudah pasti sulit masuk putaran kedua. Tidak menutup kemungkinan untuk bergabung atau berkoalisi. Ini lah yang akan kita pertimbangkan dulu," katanya usai bertemu Presiden Megawati di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Rabu (7/7/2004).Alimarwan, yang juga Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), bertemu Presiden Megawati untuk melaporkan persiapan Hari Koperasi.Apakah koalisinya dengan Mega? "Semuanya menjadi terbuka. Tapi kita lihat selama ini soal kesempatan, kebersamaan, visi dan misinya, platform, kerja sama selama ini, dan kerja yang sudah dilaksakan saat ini," jawabnya berputar-putar.Berarti Mega? desak wartawan lagi. "Ya pokoknya yang punya hubungan historis dan hubungan yang sudah dirasakan selama ini. Begitulah kira-kira," jawab Alimarwan.Tapi, kemudian, Alimarwan buru-buru menambahkan bahwa dengan siapa berkoalisi masih terbuka. "Pada saat ini masih terbuka dengan siapa saja. Masih ada waktu satu minggu untuk menunggu hasil akhir pilpres."Tentang apa yang akan diminta PP dalam koalisi tersebut, Alimarwan menyatakan itu tergantung capres yang didukung. "Tergantung presiden. Tentu presiden tahu, berapa porsinya."Wartawan kemudian memancing dengan isu bahwa ia diplot sebagai Menko Kesra. Atas 'provokasi' ini Alimarwan tertawa dan menolak untuk menanggapinya. "Jangan terlalu mendahului," katanya.Untuk diketahui, Hamzah Haz sempat mempertimbangkan opsi untuk menjadi cawapres Mega sebelum memutuskan maju sebagai capres. Juga sempat muncul isu bahwa majunya Hamzah sebagai capres hanya untuk memecah suara kandidat lain untuk kepentingan Mega. Nantinya, di putaran, suara PPP akan diserahkan pada Mega.Benarkah? Kita tunggu saja. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads