"Saya termasuk yang melihat ada dorongan begitu. Makanya saya berulangkali mengatakan dalam mereshuffle tidak usah mendengar ocehan partai-partai termasuk masalah kasus Bank Century," ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung.
Hal ini disampaikan Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak SBY sudah tidak mau maju lagi. Nggak perlu jaga citra. Yang penting mengakhiri pemerintahan dengan sangat baik. Orang lebih mengenal Pak SBY sebagai tokoh demokrasi," tuturnya.
Dan SBY bisa diprotes masyarakat jika dalam mengambil kebijakan menggunakan pertimbangan politis. Apalagi jika para menteri tidak menunjukkan peningkatan kinerja.
"Tapi kalau kalau ini digunakan pertimbangan politis, akomodasi kekuatan yang ada. Tidak ada jaminan mereka tidak selingkuh seperti kasus Mafia Pajak, Century," tandasnya.
(van/mad)











































