"Tidak sempat terjadi pemadaman listik. Pasokan listik aman. Di sisi pelanggan juga aman. Dan kami sedang menyelidiki di lapangan bagaimana kondisinya," kata Manajer Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, kepada detikcom, Rabu (21/9/2011).
Menurut Bambang, kebakaran tidak sempat berdampak ke 7 unit pembangkit listrik lainnya yang posisinya saling berdekatan. Sehingga, 7 unit pembangkit tersebut tetap dapat memproduksi listrik untuk dialirkan ke seluruh Jawa dan Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini memasok listrik ke sistem kelistrikan jawa bali yang sudah terinterkoneksi. Jadi Jawa-Bali ini kan secara kelistrikan sudah saling terhubung. Pembangkit yang lain sudah siap beroperasi," kata Bambang.
Bambang menambahkan, PLTU Suralaya juga memasok listrik ke PT Krakatau Steel. Namun, dipastikan listrik ke pabrik penghasil baja tersebut tidak terpegaruh akibat kebakaran.
"Jadi ini juga memasok termasuk ke kratau stel. Tapi tidak spesifik ke situ, karena ini Jawa-Bali," ujar dia.
Sebelumnya, unit 8 PLTU Suralaya Cilegon terbakar pada Rabu (22/9/2011) pukul 21.40 WIB. Kebakaran dipicu oleh ledakan yang terjadi di belt conveyor, alat pengangkut batubara dari penampungan ke tangki bahan bakar. Kini, api sudah berhasil dikuasai oleh petugas.
(irw/nvc)











































