"Kalau penyebabnya sedang diselidiki, namun memang ledakan tadi itu memicu terjadinya kebakaran di sana," kata Manajer Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, kepada detikcom, Rabu (21/9/2011).
Menurut Bambang, belt conveyor adalah alat pengangkut batu bara dari penampungan sementara ke benda mirip tangki bahan bakar yang berada di atas. Sekitar pukul 22.40 WIB, terjadi ledakan di alat tersebut sehingga memicu kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan dia, api tidak sempat menyebar ke unit lainnya yang dimiliki oleh PLTU Suralaya. Total ada 8 unit pembangkit di PLTU tersebut yang memasok listrik ke seluruh Jawa dan Bali.
"Unit satu sampai 7 posisinya memang berdekatan, tapi tidak menempel, sehingga tidak terpengaruh," ucap Bambang.
Ia menambahkan, kebakaran menyebabkan 2 orang petugas PLN mengalami luka-luka. Namun, kini petugas tersebut sudah dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika untuk menjalani perawatan.
"Yang di dekat situ ada dua petugas. Mereka mengalami luka bakar karena berada dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit," katanya.
(irw/nvc)











































