"Pemimpin harus mau bekerja untuk sesuatu yang baik dan sulit. Pemimpin harus mau populer dan tidak populer, tidak hanya yang populer saja," kata mantan Wapres Jusuf Kalla dalam acara 'Lecture Series on Democracy Kepemimpinan dan Demokrasi' di Kampus UIN, Ciputat, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Pemimpin, lanjut JK, harus bergerak sesuai keinginannya dan harus bisa mempengaruhi orang untuk melakukan apa diinginkannya. "Tentunya menuju ke arah yang baik," tambah JK dengan berapi-api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK memberi contoh saat membuat keputusan konversi minyak tanah ke gas. Demikian pula saat melakukan perundingan damai Aceh.
"Makanya saya bilang, pemimpin itu jalan dengan keinginannya sendiri. Pemimpin ialah yg mengajak kita sampai kepada tujuan. Demokrasi adalah cara bukan tujuan. Tujuan itu sendiri adalah mencapai kemakmuran yang adil," tuturnya.
(ndr/gah)










































