Pengamat: Reshuffle 3-4 Menteri Cukup Puaskan Masyarakat

Pengamat: Reshuffle 3-4 Menteri Cukup Puaskan Masyarakat

- detikNews
Rabu, 21 Sep 2011 17:49 WIB
Jakarta - Isu perombakan kabinet makin santer. Spekulasi nama menteri yang diduga akan direshuffle pun mulai bermunculan.

Lalu kira-kira siapa dan berapakah menteri yang nantinya akan dirombak presiden SBY? Menurut peneliti Soegeng Surjadi Cyndicate, Sukardi Rinakit, presiden cukup merombak 3 hingga 4 menteri sudah cukup memuaskan masyarakat.

“Menurut hemat saya kabinet harus dievaluasi sekitar enam tujuh orang (menteri) dan sebagai simbolik yang direshuffle tiga hingga empat menteri saja cukup bagi masyarakat,” kata Sukardi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikannya dalam dialog bertajuk 'Efektivitas Reshuffle Kabinet terhadap Pemerintahan dan Pembangunan Daerah', di gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2011).

Hadir dalam acara itu anggota DPD Muh Asri Anas, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, dan Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban.

“Kenapa perlu reshuffle? Pertama, perlu ada maskot kalau tidak maka tidak akan dicatat sebagai 'bapak' apa. Misalnya sebagai bapak anti korupsi kan bagus. Pemerintah tidak punya maskot, seperti Soeharto bapak pembangunan, Gus Dur bapak pluralisme,” jelasnya.

Kedua, lanjut Sukardi, karena reshuffle menyangkut optimisme publik. Dengan adanya reshuffle berarti menunjukkan pemerintah hadir.

“Ketiga, mau tidak mau harus ada progres kesejahteraan yang kontroversial. Isu publik seperti isu korupsi, selingkuh dan kinerja biasa-biasa dan sakit-sakit itu harus menjadi pertimbangan (reshuffle),” usul Sukardi.

Meski reshuffle tak menjamin pemerintah akan menjadi lebih baik. Namun menurut Sukardi hal itu harus tetap dilakukan.

“Sekarang menteri-menteri ini ketika diangkat tak sadari penuh bahwa bukan hanya memuliakan jabatan dan presiden tapi juga harus memuliakan rakyat,” paparnya.

(feb/nrl)


Berita Terkait