Idris mengakui sistem keuangan di PT DGI tidak baik. Tidak baiknya sistem keuangan ini menyebabkan orang-orang semacam Nazaruddin memanfaatkan celah ini.
"Iya. Karena sistem keuangan di kami tidak baik timbul Nazaruddin-Nazaruddin. Nah Nazaruddin itu banyak. Cari-cari saja Nazaruddin yang lain. Yang berhubungan dengan Nazaruddin bukan kami saja," jelas Idris usai sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21//9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idris menambahkan dirinya setuju korupsi diberantas, namun jangan pihaknya saja. "Saya setuju korupsi diberantas. Ya kami kan profesional. Kami kan kontraktor. Kalau kami saja yang diberantas yang lain tidak ya percuma," tuturnya.
Dia juga enggan berkomentar mengenai pantas atau tidaknya Nazaruddin dihukum berat. Demikian pula ketika ditanya mengenai Menpora Andi Mallarangeng, "Bukan urusan saya, saya urusannya sama Nazaruddin".
(nwk/fay)











































