"Karena mereka masih di bawah umur, kita libatkan KPAI dalam pemeriksaan ini," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto saat dihubungi wartawan, Rabu (21/9/2011).
Imam mengatakan, para pelajar akan diperiksa di Mapolres Jakarta Selatan sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam pemeriksaan ini, ada tujuh pelajar yang akan dimintai keterangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh siswa itu, polisi juga berencana akan meminta keterangan 7 pelajar yang menjadi korban dalam tawuran itu.
"Tujuh lainnya sekarang ada di RSPP," kata dia.
Diketahui sebelumnya, wartawan dan SMA 6 Jakarta terlibat bentrok di depan SMA tersebut pada Senin (19/9) kemarin. Menurut Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar, 5 wartawan dan 7 siswa SMA 6 menjadi korban.
Aksi ini bermula saat wartawan Trans7 mengalami penganiayaan saat melakukan aktivitas jurnalistik pada Jumat (16/9). Reporter Oktaviardi mengambil gambar saat anak-anak SMA 70 dan SMA 6 tawuran di sekitar kawasan Blok M.
Oktaviardi kemudian dikeroyok oleh sejumlah siswa berseragam tersebut. Tak hanya dikeroyok, kaset rekaman berisi tawuran antar pelajar itu pun ikut dirampas.
(mei/nik)










































