"Pekerjaan itu kita alhamdulillah saja, innalilahi wa ina ilahi rojiun, iya kan. Kalau direshuffle ya monggo, kita kerja sajalah, iya kan," kata Suharso usai peninjauan rusun prajurit TNI di Ciangsana, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/9/2011).
Suharso menjelaskan, reshuffle merupakan hak istimewa yang diberikan kepada presiden. Ia meminta agar kewenangan itu tidak diganggu. Menurutnya sudah ada UKP4 yang memberikan laporan kepresiden mengenai kinerja menteri.
"Reshuffle itu tidak berdasarkan skala like and dislike," ucapnya.
Suharso menilai kinerja kementerian yang dipimpinnya sudah baik. Menurutnya berbagai proyek yang dicanangkan sudah dijalankan. "Kalau menurut saya, rumah susun sewa jalan, rumah swadaya jalan, prasarana sarana dan utilitas (PSU) jalan, ini kan luar biasa," tuturnya.
Suharso menegaskan isu mengenai pergantian menteri ini tidak menggangu jalannya pekerjaan di kementeriannya. "Tidak, buktinya saja jalan-jalan, asik-asik saja. Lillahi ta'ala, semuanya dari Tuhan," ucapya.
Suharso menyatakan komunikasi dengan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali tetap berjalan, namun tidak ada omongan khusus dengan PPP. "Oh iya, saya ketua wakil ketum partai," sambung dia.
Namun Suharso menyatakan tidak ada panggilan khusus dari SBY terkait masalah ini. "Engaklah katanya singkat," katanya.
Saat ditanya mengenai hasil survei LSI yang menyatakan popularitas SBY menurun, Suharso menyatakan semua bisa menyatakan pendapatnya. "Siapa saja boleh beri masukan," ujar dia.
(nal/vit)











































