"Ya (kurang transparansi). Masih perlu diperbaiki," ujar Busyro sebelum rapat dengan timwas Century DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Menurut mantan Ketua KY itu, seluruh manajemen di Banggar DPR memang kurang transparan. Karena itu ke depannya, manajemen itu perlu diperbaiki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum dapat laporan karena dari kemarin saya lebih banyak di PAN (menghadiri diskusi-red)," kata Busyro.
4 Pimpinan Banggar DPR Selasa kemarin memenuhi panggilan KPK untuk menjadi saksi kasus dugaan suap di Kemenakertrans.
Dalam kasus suap Kemnakertrans disinyalir terdapat peran anggota Banggar di dalamnya. Salah satu tersangka dalam kasus itu, Dharnawati, melalui kuasa hukumnya, memunculkan dugaan adanya aliran dana ke Banggar dan makelar proyek yang berhubungan dengan Banggar.
KPK sebelumnya pernah menyatakan akan melacak sampai ke Banggar DPR. Menurut Ketua KPK Busyro Muqoddas, peran Banggar DPR cukup strategis dalam menyusun anggaran bersama Kemenkeu.
(nik/fay)











































