"Kita kordinasikan dengan pihak sekolah. Nanti pemeriksaan, akan dibawa ke kantor (polisi-red), makanya kita kordinasi dengan pihak sekolah," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto di SMU 6 Jakarta, Jalan Mahakam, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2011).
Sementara itu, Kasubag Polres Jakarta Selatan, AKP Akmin, saat dihubungi terpisah membenarkan pemeriksaan siswa SMU 6 di Polres Jakarta Selatan sebagai saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantuan detikcom di lapangan, SMU 6 Jakarta masih dalam penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Sekitar puluhan Brimob dari Jakarta Selatan tersebar di sekitar sekolah itu dan 2 orang penjaga keamanan sekolah berjaga di depan pintu gerbang SMU 6. Sementara, sekolah memang diliburkan sampai 25 September.
Diberitakan sebelumnya, pada Senin (19/9) kemarin pada pukul 10.00 WIB pagi, belasan wartawan menggelar aksi di SMA Negeri 6 Jakarta memprotes pemukulan terhadap wartawan Trans TV, Octaviardi, saat meliput tawuran antarsiswa sekolah SMU 70 dan SMU 6 Jakarta Selatan pada Jumat 16 September 2011.
Para wartawan sempat menggantungkan ID Card di pintu pagar sekolah itu. Saat para perwakilan wartawan diterima pihak sekolah, beberapa siswa dan para wartawan terlibat bentrokan lagi.
Fotografer Media Indonesia, Panca, mengalami luka memar. Puluhan polisi akhirnya turun tangan mengamankan lokasi dan berjaga-j
(fiq/fay)











































