Harusnya 50 Persen Menteri KIB II Direshuffle

Harusnya 50 Persen Menteri KIB II Direshuffle

- detikNews
Rabu, 21 Sep 2011 08:45 WIB
Harusnya 50 Persen Menteri KIB II Direshuffle
Jakarta - Kabar beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II direshuffle semakin santer terdengar. Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, 50 persen pembantu SBY memang pantas untuk diganti.

"Saya rasa reshuffle ini harus benar-benar. Karena saya lihat 50 persen menteri yang bekerja saat ini memang perlu diganti," terang Ray kepada detikcom, Rabu (21/9/2011).

Di sisa masa baktinya, SBY diharapkan benar-benar menunjukkan performanya untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Caranya, dengan mengganti menteri-menteri yang tidak kapabel di bidangnya, dengan orang-orang yang lebih profesional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam jangka waktu 2,5 tahun ini, SBY harus menunjukkan prestasinya. Tahap awal dengan mengganti kabinet sekarang dengan orang-orang yang profesional di bidangnya masing-masing dan keluar dari sekat-sekat kepentingan partai. Itu pun kalau target dia ingin dikenang publik. Karena saya yakin banyak orang yang seperti itu tersedia di Indonesia," ungkap pria yang gemar mengenakan peci hitam ini.

Ray juga berharap isu reshuffle kali ini bukan sebatas angin lalu. Sebab, jika kali ini SBY tidak segera mengambil langkah tegas itu, bukan tidak mungkin popularitasnya akan terus menurun di mata publik.

"Saya pikir kalau beliau nggak juga melakukan reshuffle pada menteri-menterinya, maka akan berakibat buruk pada dirinya sendiri, karena dia kan sempat menyebut akan mengevaluasi menterinya yang terkait dengan kasus korupsi di kementerian. Dan kalau ini hanya isu, jelas akan beresiko untuknya," tambah Ray.

"Dilihat dari pernyataan staf khususnya, sepertinya memang tidak ada alasan untuk tidak melakukan itu," tandasnya.


(lia/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads