"Itu prerogatif presiden, saya hanya bicara momentumnya sudah tepat," ujar Marzuki.
Hal ini disampaikan Marzuki kepada detikcom, Rabu (2/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah waktunya bagi presiden untuk melakukan perombakan untuk memperlancar jalannya kabinet,"sarannya.
Presiden SBY dipastikan akan menilai kinerja menteri-menterinya setelah dua tahun bekerja di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Evaluasi akan dilakukan bulan depan.
"Tadi Presiden menjawab bahwa reshuffle, beliau tidak pernah memikirkan dalam bentuk matter. Dia menilai, analisa itu dalam rangka menilai keseluruhan menterinya. Bahwa setelah dua tahun bekerja, siapa yang mampu, siapa yang tidak mampu, siapa yang kena masalah, siapa yang sakit dan beliau nanti akan putuskan bulan depan," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi di Gedung Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2011).
Presiden SBY juga sudah angkat bicara seputar isu terkini reshuffle kabinet. Saat ditanya wartawan seputar reshuffle kabinet, SBY menjawab, "Tunggu tanggal mainnya."
(van/gah)










































