"Sungguh menyedihkan karena banggar sebuah institusi menjalankan hak-hak rakyat terhadap anggaran. Ini menunjukan bahwa legislatif telah mengkhianati amanat rakyat bahkan hak rakyat dikorupsi," kata Din.
Hal ini disampaikan Din usai acara Silaturahim Idul Fitri 1432 H PP Muhammadiyah bersama pimpinan ormas dan tokoh muslim, di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berkeyakinan ini bukan hanya seorang atau hanya beberapa orang. Saya yakin telah terjadi korupsi berjamaah yang didukung budaya permisif," tegas Din.
Ia mengatakan, momentum pengungkapan mafia anggaran merupakan kesempatan bagi rakyat untuk bersatu menuntut hak-haknya dalam anggaran yang diselewengkan.
"Big bang dari rakyat cepat atau lambat akan terjadi. Kalau tidak ada jalan lain, maka alam yang berbicara dan itu tidak bisa dihindari dan dipandang remeh," tegasnya.
(van/van)











































