Fotografer Sindo: Saya Dipukul & Ditendang Siswa SMA 6

Fotografer Sindo: Saya Dipukul & Ditendang Siswa SMA 6

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2011 16:02 WIB
 Fotografer Sindo: Saya Dipukul & Ditendang Siswa SMA 6
Jakarta - Yudhistira Pranoto, fotografer harian Seputar Indonesia (Sindo) berniat menjauhi kerumunan siswa SMA 6 Jakarta yang usai tawuran dengan wartawan Senin (19/9) kemarin. Namun para siswa SMA 6 langsung mengejarnya dan memukul serta menendang Yudhistira hingga jatuh.

"Pas saya lagi lari saya lihat ada mobil Trans7 kacanya sudah pecah dan penuh dengan kawan-kawan wartawan lain. Pas saya mau naik mobil itu saya jatuh, kamera, kaset jatuh berantakan. Belum sempat mengambil langsung dipukul dan ditendang hingga jatuh," ujar Yudhistira.

Yudhistira mengatakan itu usai melapor ke Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Yudhistira, saat dipukul itu ada seorang pria mengenakan safari biru. Dia berpikir pria itu adalah guru siswa SMA 6 dan akan membelanya.

"Tapi ternyata dia malah memaki-maki saya. Saat itu saya langsung refleks dan melindungi kepala saya. Saat itu saya sudah setengah sadar, dan langsung dipapah oleh polisi dan dibawa ke RSPP," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Yudhistira melaporkan kekerasan yang diterimanya ke Dewan Pers. Dia juga meminta kepolisian mengusut tuntas kasus itu.

"Saya minta kepada kepolisian agar proses hukum berjalan dengan adil biar siswa yang terbukti melakukan kekerasan diberi sanksi terutama guru-gurunya yang melegalkan tindakan tersebut," harapnya.

Diketahui sebelumnya, wartawan dan SMA 6 Jakarta terlibat bentrok di depan SMA tersebut pada Senin (19/9) kemarin. Menurut Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar, 5 wartawan menjadi korban dan 7 siswa SMA 6 menjadi korban.

Aksi ini bermula saat wartawan Trans7 mengalami penganiayaan saat melakukan aktivitas jurnalistik pada Jumat (16/9). Reporter Oktaviardi mengambil gambar saat anak-anak SMA 70 dan SMA 6 tawuran di sekitar kawasan Blok M.

Octaviardi kemudian dikeroyok oleh sejumlah siswa berseragam tersebut. Tak hanya dikeroyok, kaset rekaman berisi tawuran antar pelajar itu pun ikut dirampas.



(nik/vit)


Berita Terkait